Di Depan Anggota Parpol, Sri Mulyani: 70,9% APBD Untuk Gaji

By wartawan 01 Des 2017, 23:54:42 WIBNasional

Di Depan Anggota Parpol, Sri Mulyani: 70,9% APBD Untuk Gaji

Jakarta, Homeriau.com - Pengelolaan keuangan daerah disebut memiliki banyak tantangan, mulai dari anggaran yang sedikit namun banyak program, hingga penggelembungan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati ,menjelaskan persoalan umum di seluruh daerah adalah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang masih tergantung dengan transfer dari APBN. Dia menyebutkan jika dilihat transfer dana ke daerah Provinsi 21,5% pada 2013 dan naik menjadi 50%. Kemudian untuk Kabupaten pada 2013 72% kemudian turun menjadi 69,8% namun masih mendekati 70%.

Sri Mulyani menjelaskan tantangan terbesarnya adalah masih besarnya penggunaan dana untuk belanja pegawai. 

"APBD di Provinsi masih sekitar 70,9%, masih besar untuk gaji pegawai," kata Sri Mulyani dalam acara Workshop Nasional Legislatif Golkar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Jumat malam (1/12/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, pengelolaan keuangan daerah sangat krusial untuk kegiatan ekonomi. Pengelolaan daerah yang kedua adalah APBD jangan hanya dibelanjakan untuk pegawai.

"Bahkan pegawainya belum tentu melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat, kalau melayani sih tidak apa-apa dia masih kasih benefit pelayanan yang baik," ujarnya.

Dia menjelaskan, ini terjadi di kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Dengan besarnya anggaran untuk gaji tersebut, menyebabkan terbatasnya kegiatan produktif di daerah.

Sri Mulyani juga menjelaskan, di daerah belum memiliki standar program dan kegiatan dari APBD sehingga menyebabkan, ketimpangan antara program dan jumlah dana yang dimiliki oleh Pemda. 

"Artinya kita buat program standar bagaimana agar seragam. Bahkan ada satu kabupaten yang punya 600 program, tapi uangnya sedikit. Banyak kan programnya, tapi uangnya habis biasanya untuk panitia saja dan tidak ada rasanya ke masyarakat," ujarnya.

Di daerah ada sebanyak 19.500 program dengan 277.000 kegiatan yang bervariasi, terlalu banyak dan hasilnya sangat nihil. Menurut dia, keuangan daerah adalah bagian yang sangat penting untuk kemajuan ekonomi dan mendukung ekonomi pusat.

 sumber : Detik.com


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Gubernur Riau Pilihan Anda?
  Firdaus ST, MT
  H M. Harris, H.DR
  Ir. H. Arsyadjuliandi Rahman
  Drs H. Syamsuar Msi,
  H. M lukman Edy,
  H. Nurzahedi SE (edy tanjung)
  H. Hendry Munif MBA.
  Drs H Achmad MSi

Komentar Terakhir

  • benny

    Lontong sup lintau emang maknyos..bersahabat bgt dgn lidah..gak rugi keluarkan gocek ...

    View Article
  • zai

    apa benar nntik akan diproses ? ditunggu info nya ...

    View Article
  • hamil

    Situs ini emang keren sekali. Pengunjungnya juga banyak. ...

    View Article
  • cream pemutih wajah

    salut dengan Polresta Pekanbaru ...

    View Article